Pulang kerja kemaren, aku ga langsung mandi, tapi masih istirahat di teras rumah sambil menemani suami yang lagi fitness. Tak terasa udah jam 6 lebih, cepet2 aku mandi dan shalat. Beberapa saat kemudian, adzan isya' terdengar. Setelah shalat isya', suamiku ngajak keluar untuk menghirup udara segar. Kami muter2 di daerah Pasar Minggu, dan berhenti di salah satu warung Seafood di wilayah Mangga Besar. Setelah memesan makanan dan minuman, kami bersantap sambil ngobrol. Tiba-tiba ada seorang bocah yang langsung duduk di kursi sebelahku, dan dia nyanyi dengan suara yang kecil banget, sehingga kami tidak mendengar apa yang dia nyanyikan. Dia hanya nyanyi sesaat kemudian dia memandangi minuman kami..
Kamu mau? tanyaku
Aku mau jeruk aja, jawab dia dengan suara yang masih cadel
lalu dia ku suruh pesan sama ibu warungnya.
Tapi bayari ya? tanya bocah itu pada suamiku.
iya..nanti di bayari, jawab suamiku
Bocah itu gendut, lucu dan bersih..tidak kelihatan kalau dia anak jalanan.
Terjadilah dialog kecil antara kami dan bocah itu.
kami : nama kamu siapa?
bocah : david
kami : nama kamu bagus loh
rumah kamu dimana?
david : pasar minggu
kami : malam-malam begini koq masih di sini?
nanti di cari ibunya loh
david hanya diam..
kami : ayuk, mbak anterin ke rumah david naek motor
david : ga ah..lebih enak naek mobil
kami hanya tersenyum mendengar jawaban david
kami : nanti pulang bareng siapa?
david : di jemput pake mobil
kami : sama siapa?
david : sama bapaknya
kami : trus pulang kemana?
david : ke rumah bapaknya
Aku langsung berpikiran yang aneh-aneh..jangan2 anak ini di culik lalu di suruh kerja ama penculiknya.
Di warung itu ada pembeli datang. david kemudian mendatangi meja pembeli itu.
Karena kami ngobrol akrab banget ama David, si pembeli lain itu menyangka David anak kami.Kami sudah selasai, kemudian kami keluar warung.
Tapi masih ada tanda tanya besar bagiku, apakah benar anak itu di culik?
Beberapa bulan yang lalu, kakakku crita kalau .saat ini lagi marak-maraknya anak kecil di culik hanya dengan di iming2i permen atau duit Rp.1000 agar anak itu mau di ajak ama penculiknya. Anak kecil yang di culik itu di suruh kerja, dan tiap hari dia harus setor uang ke penculiknya, kalau setorannya kurang, anak itu akan di marahin dan malah ada yg di pukul. penculik itu hanya memberikan makan pagi, sedangkan makan siang dan makan malam, para bocah itu mencari sendiri.
Pernah ada suatu peristiwa, dimana anaknya tetangga hampir di culik juga, untungnya ada seorang ibu yang kenal dengan anak itu.
Hey, mau di bawa kemana anak itu? aku saudara anak itu, kata ibu itu
Akhirnya orang asing itu pergi dengan tergopoh-gopoh.
Yang punya anak kecil, hati-hati ya..jangan sampai anak kita bermain di luar rumah sendirian..